Do'a IBU Kunci Kesuksessan Seorang Anak

Dan Kami wajibkan manusia berbuat baik kepada kedua ibubapanya; ibunya telah mengandungnya dengan menanggung kelemahan demi
kelemahan (dari awal mengandung hingga akhir menyusunya), dan tempoh menceraikan susunya ialah dalam masa dua tahun; (dengan yang demikian) bersyukurlah kepada-Ku dan kepada kedua ibubapamu; dan (ingatlah), kepada Akulah jua tempat kembali (untuk menerima balasan).
[Luqman 31:14]

Dan Kami wajibkan manusia berbuat baik kepada kedua ibubapanya; ibunya telah mengandungnya dengan menanggung susah payah dan telah melahirkannya dengan menanggung susah payah.
[al-Ahqaf 46:15]

Ketika teringat akan seorang yang selalu saya banggakan, IBU adalah
orang yang selalu ada didalam pikiran saya, mungkin juga begitu untuk semua orang yang menyayangi ibunya.

tahukah anda???
bahwa ibulah orang yang dapat membuat anaknya sukses???
karena doa ibu sangat mudah menembus langit...!!! dan akan di
terima oleh ALLAH...

mungkin sangatlah banyak orang orang sukses di seluruh dunia ini lantaran mempunyai hubungan yang baik dengan kedua orang tuanya terlebih kepada ibu. Kenapa?????
Karena ridha Allah ialah ridha orang tua, dan doa ibu itu sungguh tanpa hijab di hadapan Allah mudah menembus langit. Sehingga doa
seorang ibu yang ia dipanjatkan untuk anaknya boleh jadi sangat mudah untuk Allah kabulkan.

Mungkin sebagian orang masih tidak sadar bahwa kemungkinan kesuksesan - kesuksesannya selama ini adalah buah dari doa seorang ibu kepada Allah tanpa ia ketahui. seorang ibu itu tanpa disuruh pasti
akan selalu mendoakan anaknya di tiap nafasnya kala bermunajat kepada Allah.

Barangkali juga kita suka mengeluh tentang sifat buruk orang tua, entah karena ibu nya cerewet, suka ikut campur, suka nyuruh-nyuruh, tidak gaul dan lain sebagainya. Jika seperti ini maka tragis. Kenapa
tragis? Karena terlalu fokus dengan secuil kekurangan orang tua dan
melupakan segudang kebaikan yang telah diberikan kepada kita selama ini.

Di luar sana mungkin ada orang-orang di pinggir jalanan, di bawah kolong jembatan dan di tempat lainnya mereka juga suka mengeluh, tapi yang mereka keluhkan ialah bukan karena sifat orang tua atau ibu mereka, tapi mereka mengeluh karena mereka tidak punya lagi orang tua. Bersyukurlah jika masih mempunyai orang tua. Jika ingin tahu rasanya tidak punya ibu, coba tanyakan kepada mereka yang ibu nya telah tiada. Mungkin perasaan mereka sangat sedih dan kekurangan motivasi dalam hidup.

Banyak di antara kita suka mengeluh tentang sifat negatif ibu kita, tapi kita tidak pernah berfikir mungkin hampir setiap malam ibu kita di keheningan sepertiga malam bangun untuk shalat tahajud mendoakan kita sampai bercucuran air mata agar sukses dunia dan akhirat.

Mungkin di suatu malam beliau pernah mendatangi kita saat tidur dan
mengucap dengan bisik “nak, maafkan ibu ya… ibu belum bisa menjadi ibu yang baik bagimu” kita mungkin juga lupa di saat kondisi ekonomi rumah tangga kurang baik, ibu rela tidak makan agar jatah makannya bisa dimakan anaknya.

Setelah semua pengorbanan telah diberikan oleh ibu kita selama ini, lalu coba renungkan apa yang kita perbuat selama ini kepada ibu kita?
Kapan terakhir kita membuat dosa kepadanya?
Kapan terakhir kita membentak - bentaknya?
Pantaskah kita membentak ibu kita yang selama Sembilan bulan
mengandung dengan penuh penderitaan?

karena selain sudah di jelaskan dalam Al-Quran kelebih utamaan seorang ibu juga di jelaskan dalam sebuah Hadits :

Abu Hurairah radhiallahu 'anh berkata:
Seorang lelaki datang menemui Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam
dan bertanya: “Siapakah manusia yang paling berhak untuk aku layan dengan sebaik-baiknya?”
Baginda menjawab: “Ibu kamu.”
Dia bertanya lagi: “Kemudian siapa?”
Baginda menjawab: “Ibu kamu.”
Dia bertanya lagi: “Kemudian siapa?”
Baginda menjawab: “Ibu kamu.”
Dia bertanya lagi: “Kemudian siapa?”
Baginda menjawab: “Ayah kamu.”

begitu mulyanya seorang ibu sehingga Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menjawab tiga kali yaitu IBUMU!!!

selain itu terdapat pula sebuah Hadits mengenai seorang IBU :

Seorang sahabat bernama Jahimah radhiallahu 'anh datang menemui
Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam meminta pandangan baginda untuk dia ikut serta dalam ekspedisi Jihad. Rasulullah bertanya:
“Adakah kamu masih mempunyai ibu?”
Jahimah menjawab:
“Ya.”
Lalu Rasulullah bersabda:
“Tinggallah bersamanya kerana sesungguhnya syurga terletak di bawah tapak kakinya.”

Oleh karena itu maka berusahalah untuk berbakti kepada orang tuamu
khususnya kepada Ibumu. Karena masa depan kita ada di desah doa - doanya setiap malam. Dan ingat perilaku kita dengan orang tua kita saat ini akan mencerminkan perilaku anak kita kepada diri kita nanti.

ingatlah doa ibu itu mampu menembus langit, sangat mustajab di hadapan Allah. maka muliakanlah ibumu.

“Wahai Tuhanku , ampunilah aku dan Ibu Bapakku , sayangilah mereka
seperti mereka menyayangiku diwaktu kecil”
Aminnnnnnn.....!!!

Post a Comment

Jika ada kesalahah dalam menulis mohon untuk di maklumi dan di maafkan, karena tiada manusia yang sempurna, begitu juga admin yang sedang belajar dalam menulis, keritik dan saran yang membangun selalu di nanti....
Terima Kasih....

[blogger][disqus][facebook][spotim]

ivythemes

{facebook#https://www.facebook.com/irsanal.ihsan} {twitter#http://twitter.com/irsan_alihsan} {google-plus#https://plus.google.com/+IrsanAlIhsan} {instagram#http://instagram.com/irsan_alihsan}

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget